04-Sleep&SnoringProblems

Mengapa orang mendengkur?


Mendengkur adalah suara berisik berfrekuensi rendah yang dihasilkan oleh getaran dari bagian langit-langit atas yang lembut dan bagian belakang lidah. Getaran ini disebabkan oleh aliran getaran udara saat melewati sebuah penyempitan di tenggorokan kita. Bagian langit-langit lunak dan bagian belakang lidah membuka dan menutup seperti katup bendera yang diterpa angin yang mampu menimbulkan suara frekuensi rendah yang kita kenal sebagai mendengkur.

Udara yang melewati tenggorokan kita menjadi bergetar ketika harus masuk melalui sebuah area penyempitan. Area dari penyempitan tersebut dapat ditemukan pada tingkatan diatas hidung, bagian langit-langit lunak atau belakang lidah. Seperti bergetar laksana sungai yang melewati penyempitan diantara dua batu, udara yang melewati sebuah penyempitan tersebut di dalam tenggorokan kita berubah menjadi getaran.

Seseorang yang memiliki gejala hidung tersumbat atau infeksi pada bagian sinus mungkin merupakan awal dari gejala mendengkur. Hal tersebut didukung oleh infeksi pada bagian amandel secara berulang-ulang, yang menyebabkan amandel membengkak dan memperbesar, hal tersebut juga dapat menyebabkan gejala mendengkur. Sebuah alasan yang sangat umum untuk gejala mendengkur biasanya terjadi pada mereka yang mengalami obesitas atau mengalami berat badan yang bertambah, dan dimulailah gejala mendengkur pada diri mereka.

Dapatkah gejala mendengkur mempengaruhi kualitas tidur?

Hal tersebut tergantung pada kualitas yang tidur siapakah yang anda maksud dalam hal ini! Apakah anda mengacu pada istri/ wanita, anak-anak, atau si pendengkur sendiri? Beberapa orang mendengkur dengan sangat keras yang menyebabkan dokter menjuluki mereka dengan istilah ‘si pendengkur jagoan’. Sebuah pendengkur jagoan yang ada di rumah anda dapat membuat lebih banyak suara dan gangguan untuk keluarga anda, daripada jika anda mengendarai kereta MRT yang berjalan di bawah rumah anda. Pendengkur menyebabkan anggota keluarga yang lain merasa terganggu dalam hal tidur dan istirahat. Di beberapa negara, mendengkur bisa menjadi pemicu masalah dalam rumah tangga, perceraian, rasa malu kepada keluarga dan masalah sosial lainnya. Si pendengkur sendiri biasanya tidak sadar jika dia itu mendengkur. Dia tidak mengetahui bahwa dia adalah gangguan, kecuali jika seseorang mengatakan kepadanya secara langsung. Ketidaktahuan adalah sebuah kebahagiaan. Terkadang saya mendapatkan sebuah pernyataan balik dari orang yang mengatakan bahwa mereka dapat mendengarkan dirinya sendiri saat mendengkur. Tapi mereka itu merupakan sebuah pengecualian daripada biasanya.

Bagi pendengkur yang masuk dalam kategori berat, bisa terlihat sangat ekstrim, saat saluran udaranya yang menyempit, udara dapat masuk pada momen dimana dia tertidur dan terhenti nafasnya selama beberapa detik. Momen tersebut disebut dengan istilah apnea, yang secara harfiah berarti “tidak bernapas”. Penderita mendengkur dengan kondisi seperti itu biasanya tidak dapat menikmati tidur yang nyenyak. Hal tersebut bukan karena mereka terganggu oleh kebisingan suara. Alasannya adalah beberapa pendengkur berat dengan gejala apnea digunakan untuk membuang lebih banyak energi dalam menjaga saluran udara mereka agar tetap terbuka sehingga ada udara yang cukup dapat melewati saluran udara saat kondisi menyempit pada kerongkongan mereka. Energi tersebut dihabiskan untuk melakukan dua hal seperti di bawah ini:

  1. Untuk menarik udara dari atmosfer di luar tubuh ke paru-paru, dan
  2. Untuk menjaga saluran udara agar tetap terbuka untuk mencegah kondisi berhentinya fungsi saluran udara.

Hal tersebut merupakan sebuah kerja sulit. Kerja sulit tersebut membuat pendengkur merasa waspada dan “pada jari-jari di kakinya”, mencegah pendengkur agar tidak tergelincir pada sebuah proses tidur yang nyenyak. Pendengkur dilarang untuk tidur nyenyak karena ketika itu terjadi, tidak akan ada cukup udara yang mengalir ke paru-paru dan saluran udara akan berhenti dan terhalangi. Dengan hal demikian, pendengkur harus dalam keadaan yang tetap waspada bahkan saat dia tidur. Hal tersebut seperti melakukan sebuah gerakan aerobik di tempat tidur. Karena ia kehilangan kualitas tidur yang baik, ia akan bangun pada keesokan harinya dengan perasaan lelah – suatu kondisi yang disebut mengantuk di siang hari. Orang yang mengantuk pada siang hari akan merasa sangat lelah di tempat kerjanya, dia akan menjadi mudah marah, dan melakukan kinerja di bawah standar kerja pada biasanya di tempat kerja. Hal ini memiliki dampak serius pada individu yang mengandalkan pikiran kreatif yang tajam dalam kehidupan sehari – hari. Hal tersebut juga akan berdampak pada orang yang bekerja dengan mesin berat atau supir taksi yang dapat menimbulkan bahaya bagi orang lain.

Apakah mendengkur merupakan masalah yang wajar? Apakah mendengkur bisa menyebabkan penyakit lain yang lebih serius?

Sebagian besar dari kita biasanya sudah mengalami mendengkur. Saya pribadi pernah mendapatkan pernyataan balasan dari istri saya yang mengklaim bahwa saya mendengkur setelah saya minum – minum dengan anak laki-laki saya. Pernyataan tersebut terjadi karena alkohol menekan otak kita sehingga kita tidur nyenyak. Otot-otot kita menjadi lebih rileks dan saluran udara menjadi lebih sempit. Getaranpun muncul, jaringan kerongkongan kita bergetar, dan mendengkurpun terjadi. Orang juga cenderung mendengkur lebih ketika mereka sedang tidur terlentang dengan beralaskan punggung mereka. Jika anda mendorong orang-orang tersebut agar mereka berbaring miring, suara mendengkur menjadi lebih lembut dan lebih bisa ditoleransi. Namun orang lain yang mendengkur karena mereka tidak tidur selama beberapa malam terakhir, atau telah membakar tenaganya dalam aktifitas belajar untuk ujian atau sedang lembur dalam pekerjaannya.

Ya, mendengkur adalah sebuah masalah yang wajar! Namun, pendengkur yang biasa tidak menjadi perhatian saya. Saya sangat khawatir pada 3 kategori pendengkur seperti di bawah ini:

  1. Orang-orang yang mendengkur telah menjadi sebuah penyebab dari rasa malu, masalah sosial atau masalah rumah tangga.
  2. Orang – orang yang mengalami rasa kantuk di siang hari, yang memiliki kinerja yang buruk, dan yang menimbulkan bahaya di jalan.
  3. Para pendengkur yang memiliki pola tidur apnea dan yang memiliki peluang lebih besar akan penyakit hipertensi, gangguan jantung, dan stroke di kehidupan mereka selanjutnya.

Orang yang mendengkur dan memiliki pengalaman mengantuk di siang hari akan membutuhkan sebuah penelitian akan tidur. Hal ini akan membantu dokter untuk dapat menentukan apakah saluran udara benar-benar tertutup sepenuhnya saat tidur sehingga hal tersebut dapat menghambat jalannya pernapasan. Kadar oksigen juga dipantau selama proses tidur untuk dapat menentukan apakah ada penurunan kadar oksigen pada pasien. Semakin parah proses obstruksi, dan semakin besar penurunan kadar oksigen, semakin besar  pula resiko untuk terjangkit gejala kantuk di siang hari, tekanan darah tinggi, masalah jantung, dan stroke.

Apa saja gejala dan tanda-tanda dari pola tidur apnea?

  1. Mendengkur secara keras dan kronis (saat berlangsungnya proses mendengkur), dapat pula muncul jeda pada saat mendengkur, tersedak atau terengah-engah yang mengikuti jeda yang muncul
  2. Seharian mengantuk
  3. Merasa tidak segar pada saat bangun di pagi hari
  4. Sakit kepala
  5. Gangguan ingatan dan gangguan proses belajar tidur, sehingga tidak mampu berkonsentrasi
  6. Mudah marah
  7. Tenggorokan kering saat bangun tidur
  8. Buang air kecil di malam hari
  9. Penurunan libido

Apa saja tipe dari orang yang mendengkur? Dapatkah gangguan mendengkur dicegah?

Sebagian besar orang yang mendengkur adalah orang yang mengidap obesitas. Obesitas menyebabkan penumpukan lemak tidak hanya pada perut dan paha, tapi di leher juga. Penumpukan lemak tersebut menciptakan masalah kecantikan/ ketampanan fisik seperti dagu ganda yang bertumpuk lemak, tetapi untuk lebih seriusnya dapat mengurangi ukuran diameter dari saluran udara. Pencegahan untuk jenis pendengkur semacam ini adalah menurunkan berat badan, menjaga kelangsingan badan, makan secukupnya, dan berolahraga secara teratur. Pencegahan adalah hal yang murah dan dapat menghasilkan manfaat kesehatan lainnya. Pencegahan ini dapat menghemat aktifitas kita dalam mendapatkan perawatan lainnya untuk gangguan mendengkur ataupun perawatan berupa operasi. Hal ini adalah untuk kelompok pendengkur yang memiliki obesitas, bahwa pencegahan terhadap gangguan mendengkur adalah hal yang mungkin untuk dilakukan.

Ada kelompok lain untuk pendengkur dewasa yang bertubuh ramping, bugar dan sehat. Pencegahan merupakan pilihan yang kurang memungkinkan untuk kasus ini, karena biasanya adanya masalah mendasar yang spesifik. Orang-orang ini mungkin memiliki penyakit sinusitis dan hidung tersumbat, atau pembesaran pada amandelnya. Pengendalian berat badan, olahraga teratur, dan pencegahan lainnya dapat membantu pada upaya tingkat kecil. Pengobatan dalam kasus ini mungkin membutuhkan obat atau operasi untuk membersihkan infeksi pada sinus, meringankan gejala hidung tersumbat, atau menghapus amandel.

Mendengkur pada Anak

Anak-anak juga bisa mendengkur. Tapi penyebab mendengkur pada anak-anak berbeda dari orang dewasa. Anak-anak mendengkur saat kelenjar gondok mereka mulai memperbesar pada usia tiga sampai lima tahun. Mereka juga mungkin mendengkur ketika mereka mendapatkan sebuah infeksi virus yang menyebabkan hidung menjadi tersumbat.

Pengobatan mungkin diarahkan langsung pada hidung, dan mungkin termasuk memberikan semprotan hidung, obat-obatan mulut, atau operasi. Jika adenoid atau amandel yang membesar, ini mungkin bisa diangkat dengan langkah operasi untuk menciptakan ruang udara yang lebih lebar agar lebih mudah bernapas. Jika pasiennya obesitas dan tidak termotivasi untuk menurunkan berat badan, maka waktu untuk observasi mungkin diperlukan. Pengobatan khusus untuk mendengkur dapat dilakukan dengan langkah operasi untuk bagian langit-langit atas atau lidah. Langkah alternatifnya, pasien dapat menggunakan alat yang mengalirkan udara pada tekanan positif melalui masker hidung untuk mencegah saluran udara tertutup selama tidur. Perawatan ini disebut sebagai CPAP atau continuous positive airway pressure. Apapun pilihannya, mendengkur adalah sebuah masalah yang sangat rentan untuk pengobatan bedah operasi atau yang sejenisnya.

Bagaimana Pola Tidur Apnea Dapat Didiagnosis?

Dokter anda akan memberikan pertanyaan kepada anda dan anggota keluarga tentang bagaimana tidur anda dan bagaimana kondisi anda pada siang hari. Pertimbangkan untuk membuat buku harian tentang tidur selama 1 atau 2 minggu. Tuliskan berapa banyak anda tidur pada setiap malamnya, apakah anda bangun pada malam hari, bagaimana rasa kantuk anda di beberapa waktu tertentu di siang hari.

Melalui sebuah catatan medis secara menyeluruh termasuk nasolaryngoscopypada hidung biasanya dilakukan dengan evaluasi kepada pasien yang terindikasi dengan pola tidur apnea. Pasien yang diduga mengidap pola tidur apnea obstruktif biasanya disarankan untuk menjalani proses penelitian tidur semalam (polysomnography) baik di rumah sakit atau rumah pasien sendiri atau hotel.

Penelitian Tidur Polysomnogram


Pasien yang diduga mengidap pola tidur apnea obstruktif biasanya disarankan untuk menjalani penelitian tidur semalam (
polysomnography) baik di rumah sakit atau rumah pasien sendiri atau hotel.

Sebuah polysomnogram (PSG) adalah tes yang terdiri atas beberapa bagian, yang dilakukan secara elektronik dengan mentransmisikan dan mencatat aktivitas fisik tertentu saat anda tidur. Rekaman tersebut akan menjadi data, yang akan “membaca” atau dianalisis oleh dokter untuk dapat menentukan apakah anda memiliki gangguan tidur.

Kekurangan dari Polysomnogram:

  • Dengan banyak kabel dan elektroda yang melekat pada tubuh dan kepala, kebanyakan pasien mengeluh bahwa mereka tidak dapat tidur secara natural di lingkungan baru seperti rumah sakit.
  • Penambahan biaya menginap semalam di rumah sakit dan pengobatan keperawatan.

Penelitian Tidur dengan Watch-PAT 200

Watch-PAT adalah sesuatu yang baru, dimana telah terbukti secara klinis berupa perangkat diagnostik yang memanfaatkan teknologi inovatif yang memungkinkan pendeteksian secara akurat dari gangguan pernapasan selama tidur, dalam kenyamanan pasien di rumah. Memonitor perubahan nada pada arteri perifer dan aktivitas, serta mendeteksi tingkat kejenuhan oksigen pada darah, Watch-PAT dapat mengidentifikasi peristiwa pola tidur apnea pada sensitivitas dan tingkat spesifisitas yang tinggi. Gelang jam berupa Watch-PAT telah secara klinis divalidasi dalam beberapa penelitian sebagai teknologi yang sangat handal dan efektif, dengan hasil sebanding dengan penelitian PSG pada pasien yang tidur di rumah sakit.

Keunggulannya terletak pada kenyamanan selama tidur dan merupakan cara yang nyaman untuk menilai risiko pasien untuk apnea tidur obstruktif.

Figure.1 Watch-PAT 200 Penelitian Tidur dilakukan dalam kenyamanan di rumah anda

snoring2

Apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki masalah mendengkur?

Orang yang mendengkur secara terus-menerus dan keras membutuhkan sebuah perhatian medis. Mereka yang memiliki pola tidur apnea membutuhkan penanganan yang utama. Pemilihan pada pengobatan yang tepat akan tergantung pada penyebab spesifik pada gangguan mendengkur, dan apakah ada komplikasi-komplikasi yang telah terjadi.

Pengobatan pola tidur apnea obstruktif diarahkan langsung untuk dapat memecahkan masalah pada pada saat itu dimana pasien mengalami pola tidur obstruktif secara pasti serta untuk mencegah komplikasi-komplikasi di masa yang akan datang yang akan timbul jika pola tidur apnea dibiarkan tidak diobati. masalahnya pada saat itu meliputi rasa kantuk di siang hari, kinerja pekerjaan yang buruk, gangguan fungsi kognitif dan intelektual, keterampilan motorik berkurang, dan meningkatkan resiko sementara yang bisa terjadi kehidupan sehari – hari mereka. Komplikasi di masa yang akan datang yang mungkin timbul dari pola tidur apnea yang tidak diobati secara baik seperti penyakit hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.

Kami selalu berusaha untuk memecahkan masalah terlebih dahulu sebelum mencoba untuk memperbaiki masalah. Sebuah diagnosa yang tepat harus selalu mendahului tindakan terapi yang kami ambil untuk mengatasi masalah.

  • Manajemen Berat Badan

Obesitas dan berat badan memainkan sebuah peranan yang dominan dalam banyak kasus pola tidur apnea obstruktif. Sebuah program diet yang rasional yang bertujuan untuk membantu pasien menurunkan berat badan adalah sebuah bagian penting dari suatu manajemen. Langkah-langkah sederhana lainnya termasuk pantangan dari alkohol dan pil tidur, karena ini cenderung memperburuk tingkat keparahan dari apnea.

Status kardiovaskular pasien harus diberikan sebuah evaluasi. Banyak dari pasien ini mungkin sudah memiliki hipertensi tanpa menyadarinya. Identifikasi kepada penyakit hipertensi sangat penting karena mengharuskan manajemen aktif untuk mencegah perkembangan di masa yang akan dating munculnya penyakit jantung dan stroke. Kontrol yang baik dari munculnya penyakit hipertensi ini merupakan salah satu syarat untuk penanganan operasi yang aman. Jika opsi ini dimaksud, seperti masalah hormon pada kadar tiroid yang rendah, juga harus dicari/diteliti dan ditangani ketika masalah hormon ini mulai muncul.

  • Pengobatan Nasal

Pasien dengan hidung tersumbat seharusnya mendapatkan perlakuan dengan pengobatan nasal. sumbatan hidung obstruktif dapat memperburuk pola mendengkur dan pola tidur apnea. Hal ini dikarenakan paru-paru diperlukan untuk menghasilkan sejumlah besar hisapan untuk menarik udara melewati hidung yang tersumbat menuju ke paru-paru. Sebuah penanganan yang sederhana adalah memberikan semprotan hidung secukup mungkin yang diperlukan untuk meringankan hidung tersumbat.

  • Perawatan Oral

Ketika semua perawatan awal telah dilakukan, sekarang saatnya untuk menanganinya dengan lebih sempurna. Pilihan pertama pengobatan dalam kategori moderat untuk pola tidur apnea obstruktif parah adalah continuous positive airway pressure (CPAP). Hal ini merupakan metode pengobatan yang menggunakan sebuah peralatan yang mampu mengelola udara sehingga dapat terkompresi ke dalam tubuh pasien dengan melipat saluran udara untuk menjaga saluran udara mereka tetap terbuka, dan untuk memungkinkan udara mengalir. Pasien wajib memakai masker yang menutupi hidungnya. Pemberian udara secara terkompresi mengubah tekanan penyedotan negatif dalam saluran udara yang dihasilkan oleh paru-paru selama proses menghirup nafas dalam tekanan positif. Perangkat keras yang diperlukan dalam hal ini adalah perihal ukuran dan berat dari komputer laptop. Perangkat keras tersebut dapat dengan mudah dibawa pada kasus pasien yang melakukan sebuah perjalanan. Perawatan ini dapat menyembuhkan pasien dari mendengkur dan dari pola tidur apnea selama si pasien memakai mesin CPAP untuk tidur.

Beberapa pasien menemukan CPAP cumbersone dan tidak dapat mentolerir dalam hal penggunaan masker untuk jangka waktu yang lama. Hal lain yang dapat ditemukan yang tidak mengenakkan adalah ketidaknyamanan dalam penggunaan peralatan selama sisa hidup mereka. Orang-orang seperti ini diharuskan untuk melakukan operasi.

  • Operasi

Operasi bedah untuk mendengkur dan untuk pola tidur apnea obstruktif bisa terdiri dari tahapan menghapus amandel, pemangkasan jauh jaringan yang berlebihan di bagian belakang tenggorokan, dan menata ulang bagian langit-langit atas yang lunak. Operasi ini disebut uvulopalatopharyngoplasty atau UP3 untuk singkatannya.

Ketika pola tidur apnea kategori ringan dan mendengkur tidak terasosiasi dengan baik dengan keseluruhan pola tidur, maka operasi yang lebih rendah dapat dilakukan. Opeasi ini terdiri dari tahapan menata bagian langit-langit atas yang lunak tanpa ada upaya untuk menghilangkan amandel, baik menggunakan laser atau pisau elektronik. Operasi ini memiliki nama aneh yaitu: Laser Assisted Uvulo-palatoplasty (LAUP).

Terkadang, ketika lidah atau dagu kecil adalah penyebab tertutupnya saluran napas selama tidur, operasi dapat dilakukan untuk memajukan dagu dan menarik lidah ke depan. Hal ini wajib dilakukan bersama-sama dengan ahli bedah rahang mulut.

Ketika hidung tersumbat atau ketika sinusitis muncul dari  penggunaan hasil terapi obat secara rutin, operasi dapat dilakukan untuk memperluas lorong-lorong hidung, menghapus kelenjar gondok atau untuk memfasilitasi drainase dari sinus.

Prosedur sederhana yang meliputi pengobatan frekuensi radio untuk bagian langit-langit atas yang lunak, dilakukan dengan anestesi lokal. Prosedur ini hanya akan memakan waktu sekitar 10 menit, dan wajib dilakukan di klinik.

Di masa lalu sebelum kami memiliki semua pendekatan yang modern ini untuk kegiatan operasi bedah, obat untuk mendengkur dan untuk pola tidur apnea dilakukan secara sederhana yaitu dengan membuka lubang di trakea yang terletak di atas leher. Metode ini disebut trakeostomi. Operasi ini dilakukan dengan penanganan untuk memungkinkan udara mengalir langsung ke trakea dan paru-paru daripada harus mengalir melalui saluran udara yang terhambat dan tertutup di leher. Akibatnya, operasi trakeostomi memungkinkan udara untuk melewati obstruksi yang ada di leher. Sebuah trakeostomi yang sangat efektif dalam mengurangi gangguan mendengkur dan pola tidur apnea. Alasan mengapa hal ini tidak begitu sering dilakukan pada masa sekarang adalah karena stigma sosial yang muncul akibat memiliki lubang di leher. Saat ini, trakeostomi dilakukan untuk gangguan mendengkur dan pola tidur apnea, hanya ketika gejalanya menjadi parah, mengancam jiwa, dan ketika pilihan lain telah gagal dalam menyelamatkan situasi pada pasien.

Apapun pilihannya, gangguan mendengkur adalah penyakit yang sangat rentan untuk pengobatan dengan cara operasi bedah atau sejenisnya.

Kembali ke Halaman Layanan Klinik
Layanan Lainnya:
  • icon
    Layanan Penyakit Hidung & Sinus
  • icon
    Gangguan Tidur dan Mendengkur
  • icon
    Layanan Penyakit Tenggorokan & Suara
  • icon
    Layanan Penyakit Telinga
  • icon
    Layanan THT Pediatri
  • icon
    Penyakit pada Kepala, Leher & Tiroid
  • icon
    Layanan Alergi & Immunoterapi