Hidung berdarah/ mimisan adalah hal yang umum dan banyak dari kita mungkin mengalami mimisan dalam kehidupan kita sehari – hari. Jika mimisan terjadi biasanya hal tersebut dapat membantu kita dalam menentukan apakah penanganan medis diperlukan.

Mimisan pada anak-anak adalah hal yang umum dan biasanya hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan jika terjadi. Namun, mimisan sangat menjengkelkan dan dapat membuat kita sedih terutama bagi anak-anak dan orang tua. Orang tua sering dipanggil oleh guru untuk sekolah ketika mimisan terjadi pada anaknya yang mengganggu kegiatan kelas. Untungnya, mimisan yang mengancam biasanya jarang terjadi pada anak-anak.

Penyebab dari Mimisan

Ada dua jenis mimisan:

  • Anterior, dan
  • Posterior.

Jenis mimisan yang anda derita akan tergantung pada dimana asal perdarahan.

Mimisan Anterior

Jika anda mengalami mimisan anterior, perdarahan berasal dari septum yang lebih rendah (dinding antara dua saluran hidung), terjadi hanya di dalam hidung anda. Bagian tersebut merupakan bagian dari hidung, yang kadang-kadang dikenal sebagai “Daerah Kecil’, memiliki banyak pembuluh darah yang halus di dalamnya.

Pembuluh darah dipasok dengan darah dari arteri karotis anda (dua arteri utama di leher yang memasok aliran darah ke otak anda). Pembuluh darah halus merupakan pembuluh darah yang mudah rusak dan jika mereka mulai mengetuk, mereka akan memulai pendarahan.

Kadang-kadang, penyebab mimisan anterior tidak bisa diketahui. Namun, penyebab utamanya meliputi:

  • mengupil, terutama jika anda menggaruk bagian dalam hidung anda dengan kuku yang tajam,
  • membuang ingus dengan sangat keras,
  • cedera ringan yang terjadi pada hidung anda,
  • septum yang menyimpang (sebuah hidung bengkok di dalam, yang muncul sejak lahir atau karena cedera),
  • pilek atau flu (influenza),
  • sinusitis (sebuah infeksi pada rongga kecil, yang berisi udara di dalam tulang pipi dan dahi),
  • hidung tersumbat atau sering tersumbat yang disebabkan oleh infeksi,
  • hidung kering yang disebabkan oleh udara yang kering di iklim panas atau udara yang panas dalam ruangan,
  • deman yang tinggi atau lainnya alergi,
  • dataran yang tinggi,
  • penggunaan berlebihan dari dekongestan hidung,
  • penggunaan berlebihan obat-kokain ilegal.

Anak-anak hampir selalu memiliki mimisan anterior. Pada diri anak-anak, banyak dokter merasa bahwa pengeringan pada hidung merupakan penyebab umum dari hidung berdarah/ mimisan. Pengeringan pada hidung adalah hal yang umum yang terjadi saat musim dingin saat cuaca kering yang dingin dan saat musim panas dengan penggunaan AC.

Pengobatan untuk Mimisan

Obat –

  • Pengobatan alergi rhinitis dengan antihistamin dan semprotan hidung dan tindakan pengendalian lingkungan akan dapat menghilangkan perdarahan pada hidung. Peradangan dari rhinitis memngakibatkan vaskularisasi (pertumbuhan pembuluh darah) di bagian anterior hidung. Bagian ini biasanya sangat prominen dan mudah berdarah. Jika pendarahan tidak berhenti, kauter pada hidung mungkin diperlukan.

Dua jenis kauter yang umum digunakan

  • Pada anak-anak yang memiliki pembuluh darah yang menonjol di daerah kecil, pengobatan dengan bahan kimia yang disebut perak nitrat merupakan pilihan pengobatan yang efektif. Perak nitrat diterapkan ke daerah kecil (prosedurnya 1 menit dilakukan di klinik kami).
  • Bagian yang lebih besar dapat diobati dengan Elektrokauter dengan menggunakan Frekuensi Radio. Pada orang dewasa, bentuk pengobatan dapat dilakukan di klinik dengan anestesi lokal. Untuk anak-anak, elektrokauter biasanya dilakukan dibawah sedasi kami (di pusat operasi harian).

Mimisan Posterior

Sebuah mimisan posterior adalah dimana adanya pendarahan berat dan berasal secara lebih jauh ke belakang, dan lebih tinggi dari hidung anda. Mimisan posterior lebih sering terjadi pada orang dewasa dibandingkan pada anak-anak dan mereka mungkin memerlukan penanganan medis.

Selama mimisan posterior, perdarahan berasal dari cabang arteri yang memasok darah ke rongga hidung anda (ruang di dalam hidung antara atap mulut anda dan otak anda).

Jenis mimisan ini bisa terjadi lebih serius. Jika mimisan anda disebabkan karena pukulan yang kuat yang terjadi kepada kepala anda, atau jatuh, anda harus mencari penanganan medis karena anda mungkin telah mematahkan hidung anda.

Penyebab lain yang mungkin mengakibatkan mimisan posterior meliputi:

  • sebuah tumor di rongga hidung (kanker hidung yang ganas)
  • operasi hidung dalam tempo waktu baru saja,
  • tekanan darah tinggi,
  • arteri yang mengeras (dari lemak, kolesterol, atau zat lain yang meningkat di arteri anda),
  • paparan iritasi akibat bahan kimia,
  • obat-obatan tertentu, seperti aspirin, obat-obatan untuk arthritis, antikoagulan (obat pengencer darah)

Dalam beberapa kasus, mimisan bisa menjadi gejala dari munculnya kondisi lain seperti:

  • sebuah kelainan pembekuan darah – misalnya hemofilia (kondisi yang diturunkan oleh genetik yang mempengaruhi kemampuan darah untuk membeku) atau penyakit Von Willebrand (kelainan bawaan yang menyebabkan perdarahan dan memar), atau
  • leukarmia (meskipun hal ini jarang terjadi dan anda cenderung memiliki gejala lain juga).

Tindakan Pertolongan Pertama untuk Menghentikan Mimisan

Adalah sangat penting untuk tetap tenang ketika kamu mengalami mimisan.

  • Duduk dan bersandar ke depan
  • Menggunakan ibu jari & jari telunjuk, memeras bagian lunak hidung (bagian ini adalah antara ujung hidung dan jembatan hidung)
  • Lanjutkan memegang sampai perdarahan berhenti
  • Jangan berhenti diantara
  • Jika perdarahan berlanjut, tahan selama 10 menit
  • Jika pasien anak-anak, mengalihkan perhatian dengan TV/ cerita
  • Hindari mengupil, meniup, atau menggosok hidung untuk 3 hari kedepan
  • Tempatkan kompres es pada jembatan lubang pada hidung
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Layanan Lainnya:
  • icon
    Layanan Penyakit Hidung & Sinus
  • icon
    Gangguan Tidur dan Mendengkur
  • icon
    Layanan Penyakit Tenggorokan & Suara
  • icon
    Layanan Penyakit Telinga
  • icon
    Layanan THT Pediatri
  • icon
    Penyakit pada Kepala, Leher & Tiroid
  • icon
    Layanan Alergi & Immunoterapi